Kata Kata Romantis Sakit Hati Mantan Pacar


Kumpulan Kata - Kata Kata Romantis Sakit Hati Mantan Pacar | Kata Cinta Mantan Kekasih | Kata Kangen Mantan Tersayang, pada kesempatan kali ini admin akan memberikan suatu informasi buat anda sekalian yang sedang mencari-cari artikel tentang Kata Sakit Hati buat Mantan Pacar, memang buat sebagian orang mantan bukanlah masalah tetapi bagi sebagian yang lainnya ini menjadi masalah yang sangat serius, bahkan banyak dari mereka yang hidupnya terganggu dengan hal yang berhubungan dengan Mantan. tetapi walaupun begitu mantan memang orang yang pernah ada didalam kehidupan kita jadi ya wajar saja bila kita merasakan kehilangan dan luka yang mendalam.

Kata Sakit Hati Romantis buat Mantan - tak hanya itu Mantan kebanyak menyakiti hati kita. eitss.. tunggu dulu sebelum berfikir begitu? apakah kamu juga tidak pernah menyakitinya? apa kamu selalu benar dan tak pernah salah? yakin deh pasti semua punya kesalahan masing-masing, tetapi semua itu bukan untuk diulangi ya harus diperbaiki. jadi jangan pernah membahas masalah-masalah yang dulunya jadi biang keributan.


Kata Kata Patah Hati karena Mantan - mungkin beberapa diantara dari kalian masih merasakan patah hati karena mantan kekasih, mungkin karena kenangan yang sulit terlupakan serta efek kekecewaan yang begitu mendalam membuat kita menjadi sakit hati karenanya. dan kalau kalian sampai sekarang masih merasakan rasa sakit tersebut, itu berarti kalian semua belum sepenuhnya move on dari masa lalu.

Kata Kata Romantis Sakit Hati Mantan Pacar
Kata Kata Romantis Sakit Hati Mantan Pacar

Nah, buat kamu yang merasa tersakiti dan teraniaya dalam hubungan cinta berikut akan admin berikan Kata Kata Romantis Sakit Hati Mantan Pacar :

Pelukan ialah adegan yang kita suka, saat hati saling bicara tapi bibir bungkam seribu bahasa.

Sudah sedekat inikah kita: Sedekat mata dan mulut pada wajah. Mata yg tak bisa melihat mulut, mulut yg tak bisa mencium mata.

kita ditemukan oleh pagi, seperti embun meski terlewat detik dihempas mentari tetap saling sapa dan mengisi.

Jika cinta hanyalah musim, untuk apa kesetiaan diciptakan.

Perjalanan cintaku tak semanis senyum yang selalu kusunggingkan.

Sudah saatnya pergi, tak ada lagi yang harus ditunggu; mengharapkanmu hanya menambah perih pada puisi ini.

Nikmatilah cinta ini. Dan jangan cemarkan hati dengan merasa kau masih sendiri.

Aku tidak mengejarmu. Cinta mengatakan, sudah selayaknya kau kutemukan.

Hati-hati menanam rindu. Bila beruntung, angin akan mencumbu. Jika buntung, tak terbalas rasamu.

Nopember penuh hujan, kan? Iya, itu setahun silam. Nopemberku kini berpelangi, penuh warna-warni.

Masih kutunggu engkau di pelataran kemarin meski semesta menjelma dingin. Aku berdebar, kau tiada kabar.

Tidak kuminta ini terkirim cepat, tapi harus tepat alamat. Semestinya kau tahu, rinduku mulai memberat.

Entah apa yang tertata, yang kutahu, maya telah menjerat sang jiwa, maya namun nyata, alammu menyejukkan jiwa.

Aku tersenyum karena kau membuatku merasakan apa yang telah lama tak kurasakan, kebahagiaan.

Sekali sekali aku ingin meredupkan seluruh cahaya di hatimu. Agar kau tau gelapnya perasaanku saat engkau meninggalkanku.

kita sama-sama kehilangan cinta pertama dan mencoba menjadi cinta yang selanjutnya. tubuh kita menyatu tapi, hati tidak.

Aku telah melewatkan, demi yang lain yang tanpa kepastian. Maafkan, boleh aku kembali padamu dalam pelukan?

Jika cinta itu baju, rindu adalah #kancing yang menahan cinta, agar tak lepas dari hati kita.

Engkau embun yang tak pernah bisa kusentuh, tapi kau adalah kata yang pernah tertulis dalam hati & ingatan; sulit kuhapus.

Bukan memerkarakan arti sesal. Bahkan, jauh sebelum itu. Aku didesak semacam tanya. Kita itu apa?

Tetap pada pikiranmu. Iya, aku tidak akan menyerah, jika itu kamu. Aku jatuh cinta dan akan selalu begitu.

Punggung saling bertolak tapi hati berhadapan, itu seperti hubungan yang dipersulit oleh jarak sejauh kamarku dan kamarnya.

Kita ini siapa, dua insan saling mencinta namun tak jujur mengakuinya, lara tampaknya.

tetes air mataku seperti embun, dengan tabah diam-diam jatuh perlahan dan hilang -- tak cukup dirasakan, cukup saja dikenang.

secangkir harapan, yang masih mengepul uapnya perasaan dengan tiap teguknya adalah meminta sebuah kepastian.

Pagi ini begitu puisi. Di sini kata-kataku bebas berimajinasi.

bahagia itu apa? seringnya ia datang dan pergi, buatnya tampak semu untuk dirasa.

Cinta bukannya hanya ingin memiliki sepenuhnya, tapi mampu memberikan seluruhnya.

Tidak kusebut kau sebagai mimpi baru. Melainkan harapan yang enggan kuusangkan.

Aku adalah sebuah buku, putih tanpa makna. Sedangkan kau adalah tulisannya. Tanpa adanya dirimu, aku tak bisa terbaca.

Kau mencipta jarak sekian jauh. Kita memperlombakan rindu. Siapa yang sanggup menahannya?

Cinta mungkin selengkung pelangi, yang sejanji dengan pagi. Tak berarti cinta risalah hujan; datang dan pergi tanpa pesan.

Beruntungnya menjadi kamu, yang tak pernah sanggup dihapus ingatanku, meski perih lukaku berulang kali membenamkanmu.

Musim berganti, hujan pulang-pergi. Tentangmu ia hanyutkan ke sini.

Pada hubungan kita, aku tidak banyak bicara, tapi aku mencintaimu dengan banyak keikhlasan di dalamnya.

Tersebutlah tidak ada yang kekal. Maka jangan menyiakan yang telah ada. Terutama cinta itu.

Jarak adalah topik yang seringkali kita keluhkan, tetapi setelah temu kita tetap memilih sibuk sendiri-sendiri.

Teduh ragaku di pelukmu, ketika terik menyelimuti hati, rindu kian membara layaknya terbakar api.

Tak ada yang lebih menyakitkan kecuali harapan yang disiakan dan kesetiaan dibalas perselingkuhan.

Perjalanan denganmu, serupa kisah paling ngilu di benakku.

senja ini senja yang sama, bedanya dulu dengan cinta kita lewati bersama, tidak seperti ini terlewat tanpa rasa.

Aku melihatmu sebagai seseorang yang tak kunjung memantaskan diri untuk kulupakan.

Selemah-lemahnya aku adalah tidak mencintaimu.

Kau mengira mudah mengaramkanku lagi di telaga buatan itu. Padahal bidukku tak lagi berlayar pada pipimu.

saat rindu telah habis tertulis, ia hanya bisa mendekap mimpi, tanpa harap disepi sunyi.

adinda, temuilah aku dari bilik jeruji malam ini sebelum sinar mentari tak lagi menyapa tubuhku.

Tuhan maha baik. Di memberikan luka yang teramat pedih padaku, lalu mengenalkanmu sebagai penawar yang begitu indah.

Di keningmu, kesedihan ranum, sebab kecupan teruntuk perpisahan.

Dan luka ialah sisa dari sebuah kehilangan setelah air mata.

Semoga cinta milikmu memang suci agar pencarianku tidak salah ketika melalui jalan yang benar.

Jatuh cintalah! Atau, jatuhlah cinta. Pada keduanya, kuharap setiap kejatuhan disebabkan oleh cinta.

Di kesempatan lain, aku membatu. Dengan berdiam seperti ini, ada yang harus kau mengerti tanpa perlu kujelaskan.

Jika sanggup menjadi wadah, aku akan turun segera agar tak sia-sia rintikku turun.

Namamu adalah jawaban paling tepat, bagi tiap-tiap pertanyaan, yang diajukan oleh rinduku.

Tetaplah di sini, di saat hatiku sedang sangat terluka.

Ia sedang pergi, mengembara ke negeri yang jauh, di mana onak duri kau beri nama cinta.

pernah mendengar kebahagian yang tertunda, atau pernah menunda kebahagiaan. sekalipun itu tertunda, tetap bahagia.

Kelabui aku, di antara riak danau yang kita singgahi. Hadiahi aku, bulan yang begitu menenggelamkan. Tak apa selama itu cinta.

Dengan atau tanpamu, cinta ini kan baik-baik saja, selama rindu masih berdebar di dada; kita.

Tunjukkan aku kebenaran itu, Tuhan, jika memang aku salah mencintai seseorang.

Memahami hatimu telah mengajarkanku tentang mencintai satu rasa. Setia dan Rela Terluka.

aku hanya butuh cinta untuk terbang. sayap hanya akan membuatku lupa pulang.

Bila kau rasakan hangat dalam pejammu, itu doaku yang memelukmu.

Demikian informasi terbaru seputar Kata Kata Romantis Sakit Hati Mantan Pacar, semoga artikel diatas dapat bermanfaat buat anda sekalian, jadikan ini sebagai inspirasi dan motivasi serta jangan lewatkan juga artikel menarik lainnya mengenai : 


Kata Kata Romantis Sakit Hati Mantan Pacar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: silet ngaret